Senin, 18 Desember 2017

forex  Forex

Rupiah Lebih 'Jinak', Bank Indonesia Senang

Kamis, 18 Desember 2014 12:51 WIB
Dibaca 1001

Monexnews - Nilai tukar Rupiah menguat pada sesi perdagangan hari Kamis (18/12). Kurs valuta domestik berkisar di area 12,570 atau lebih solid dibandingkan penutupan sesi Rabu kemarin di 12,630 per US Dollar. 

Kalau di awal pekan ini Dollar perkasa terhadap mata uang negara berkembang, maka tidak demikian halnya pasca pertemuan Federal Reserve Bank semalam. Isyarat Bank Sentral Amerika Serikat untuk menahan suku bunga di level rendah membuat investor kembali memburu aset-aset keuangan di negara berkembang. Alhasil aksi beli investor turut membantu penguatan mata uang non-Dollar, termasuk Rupiah.

Bank Indonesia sangat terbantu oleh pernyataan Bank Sentral Amerika. Deputi Gubernur BI, Mirza Adityaswara, mengakui bahwa pihaknya menjual lebih sedikit Dollar dibandingkan hari Rabu karena pergerakan kurs sudah lebih 'jinak'. Rupiah memang masih memiliki potensi pelemahan sampai dengan akhir pekan terutama jika permintaan Dollar meningkat dari pihak importir dan perusahaan yang ingin membayar hutang berdenominasi USD-nya. Namun pelaku pasar yakin BI sudah siaga untuk masuk ke pasar dan menjual kepemilikan Dollar apabila kondisi memaksa. "(Untuk menjaga) kurs di level 12,100-12,300 bukan masalah bagi kami," ujar Adityaswara seperti dikutip oleh Dow Jones Newswires. Ia menambahkan bahwa kurs rendah tidak perlu dikhawatirkan karena turut membantu pengurangan defisit neraca transaksi berjalan Indonesia.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar