Kamis, 20 Juli 2017

forex  Forex

Rupiah Masih Merosot, Cemaskan Current Account Dan Tapering Fed

Jumat, 27 Desember 2013 16:31 WIB
Dibaca 692

Monexnews -

Mata uang rupiah turun ke level terendah dalam lima tahun atas kecemasan keluarnya arus modal yang di picu oleh pengurangan stimulus oleh Federal Reserve yang akan membuat mata uang lokal lebih rapuh terhadap defisit current account.

Mata uang garuda tergelincir untuk pekan ketiga seiring data menunjukkan investor global mengurangi kepemilikan surat utang pemerintah dalam mata uang lokal menjadi 2.95 triliun rupiah ($243 juta) dari rekor tertinggi di 327 triliun rupiah pada tanggal 5 Desember. Federal Reserve mengatakan pada pekan lalu bahwa mereka akan memangkas pembelian asset bulanan, yang mana itu telah memicu masuknya arus modal ke pasar berkembang, mulai bulan depan. Current account Indonesia masih defisit dari kuartal terakhir 2011 dan memicu rupiah tergelincir sebanyak 22 persen pada tahun ini, terburuk sejak tahun 2000.

“Keseimbangan dari eksternal masih menjadi perhatian,” kata Fahrudin Haris Prastowo, seorang dealer fixed income di PT. Bank Rakyat Indonesi, Jakarta.” Volume masih sangat rendah pada saat ini, namun saya perkirakan akan melihat rupiah mendapatkan dukungan pada tahun depan seiring kembalinya aktivitas.”

Rupiah merosot sebesar 0.5 persen pada pekan ini menjadi 12,278 per dollar pada pukul 15.32 wib di Jakarta, harga di ambil dari bank lokal. Rupiah sebelumnya sempat menyentuh level 12,281, level terlemah sejak Desember 2008.

Dalam perdagangan luar negeri, kontrak non delivered forward (NDF) menguat sebesar 0.4% menjadi 12,248, di perdagangkan 0.2 persen lebih kuat daripada harga dalam negeri. Kontrak menguat sebesar 0.1 persen pada hari ini sementara harga spot turun sebesar 0.6 persen.

Selisih current account sebesar 3.8 persen dari GDP kuartal lalu, di bandingkan dengan rekor tertinggi di 4.4 persen pada periode sebelumnya. Bank Indonesia sedang berupaya untuk memperkecil selisih menjadi di bawah 3 persen dari GDP pada tahun depan.

 

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar