Selasa, 25 Juli 2017

forex  Forex

Rupiah Masih ‘Sideways’ di Kisaran Lemah

Selasa, 15 April 2014 15:00 WIB
Dibaca 657

Monexnews - Hingga sesi II di perdagangan hari Selasa (15/4) nilai tukar Rupiah masih bergerak ranging dan sideways pada kisaran yang sama seperti sesi kemarin.

Tertekannya mata uang Garuda hari ini di duga akibat minimnya katalis positif di pasar menyusul penguatan dollar AS berkat data retail sales AS yang mengalami kenaikkan terbesar sejak 2012 silam. Bagi kalangan investor, data penjualan ritel bulan Maret yang apik tersebut memberikan bukti atas berlanjutnya pemulihan ekonomi AS. Sehingga hal itu memicu minat kalangan investor untuk mengoleksi dollar untuk sementara waktu sambil melihat situasi dan kondisi perkembangan pasar selanjutnya.

Di sisi lain, sulitnya Rupiah untuk menguat juga terkait pasca dirilisnya BI rate yang tetap di level 7.5% serta pelemahan nilai tukar yuan China lantaran adanya poetnsi perlambatan ekonomi di negeri tirai bambu tersbut. Dari dalam negeri, sentimen negatif muncul setelah Bank Indonesia (BI) mencatat, hasil survei perbankan kuartal I 2014 mengindikasikan adanya ‘perlambatan’ pertumbuhan kredit baru.

Hal tersebut tercermin dari nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) hasil Survei Perbankan kuartal I 2014 sebesar 21,7%, lebih rendah dari kuartal IV-2013 sebesar 88,5%. Survei menunjukkan perlambatan tersebut bersumber dari melambatnya seluruh jenis penggunaan kredit, terutama kredit konsumsi.

Sekitar pukul 15.00 WIB, kurs rupiah tercatat berada di kisaran Rp.11437 dan sekaligus menjadi titik terlemahnya hari ini, setelah hanya mampu menguat ke level Rp.11410, platform Reuters. Sedangkan pada sesi Senin kemarin, IDR sempat terpuruk hingga Rp.11445 dan berakhir di tutup pada level Rp.11440. (dar)

 

 

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar