Kamis, 27 April 2017

breaking-news EURUSD berbalik turun ke 1.0851 setelah Draghi mengatakan tidak ada pembahasan tapering

forex  Forex

Rupiah Melemah Ditengah Pasar Antisipasi Neraca Perdagangan Indonesia

Kamis, 27 Februari 2014 10:51 WIB
Dibaca 559

Monexnews -

Rupiah turun setelah Bank Indonesia mengatakan bahwa tender akan stabil setelah reli pada tahun ini, dan sebelum di rilisnya data yang beberapa analis memperkirakan akan menunjukkan neraca perdagangan akan sedikit melemah di bulan Januari.

Mata uang garuda yang telah menguat sekitar 4.4 persen pada tahun ini yang merupakan kinerja terbaik di antara 24 mata uang negara berkembang yang di ikuti oleh Bloomberg, kemungkinan akan bertahan dekat level saat ini, kata Gubernur bank sentral Indonesia, Agus Martowardojo di Jakarta kemarin.  Indonesia membukukan surplus perdagangan terbesar dalam dua tahun terakhir di bulan Desember, dan para ekonom perkirakan angka di bulan Januari  yang akan di rilis pada tanggal 3 Maret akan mencerminkan dampak dari pelarangan ekspor mineral yang mulai berlaku pada bulan lalu.

Harga spot rupiah turun  sekitar 0.1% menjadi 11,660 pada pukul 10.45 wib di Jakarta, harga di ambil dari beberapa bank lokal. Di pasar luar negeri, kontrak satu bulan non-deliverable forwards turun sebesar 0.1% menjadi 11,669, di perdagangkan lebih lemah 0.1% dari pada harga dalam negeri, data di susun oleh Bloomberg.

“Pasar tampaknya mengantisipasi neraca perdagangan yang akan memburuk karena larangan ekspor mineral,” kata Suriyanto Chang, kepala treasury di PT Bank QNB Kesawan di Jakarta. “ Level rupiah saat ini adalah kondusif dan kami melihat beberapa perusahaan membeli dollar karena takut rupiah akan melemah.”

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar