Selasa, 23 Mei 2017

forex  Forex

Rupiah Melemah, Menuju Penurunan Mingguan Keempat

Jumat, 22 November 2013 11:12 WIB
Dibaca 522

Monexnews -

Mata uang rupiah menuju penurunan mingguan ke empat dan obligasi pemerintah bersiap untuk pelemahan terpanjang sejak bulan Juli ditengah kecemasan bahwa Federal Reserve berencana akan mengurangi pembelian obligasinya.

Rupiah, kemarin turun ke level terlemah sejak Maret 2009 seiring keluarnya dana global yang sebesar $366 juta dari bursa saham Indonesia di bulan November, di tunjukan dalam data dari bursa. The Fed mungkin akan mulai mengurangi laju pembelian obligasi bulanan yang sebesar $85 milyar “dalam beberapa bulan mendatang” seiring mulai pulihnya negara dengan ekonomi terbesar di dunia, menurut hasil minutes pertemuan the Fed bulan Oktober yang di rilis pada pekan ini. Neraca perdagangan Indonesia telah mengalami defisit setiap bulan pada tahun ini sampai bulan September.

“Sinyal akan di percepatnya tapering oleh the Fed menyebabkan melemahnya aset beresiko seperti rupiah," kata Rully Nova, analis mata uang di PT. Bank Himpunan Saudara 1906 di Jakarta.” Secara fundamental, Indonesia sangat rentan terhadap keluarnya arus modal karena saldo eksternal yang cukup lemah.”

Rupiah turun sebanyak 0.8% pada pekan ini menjadi 11.713 per dollar pada pukul 10.09 WIB, harga di ambil dari beberapa bank lokal. Rupiah hanya sedikit berubah pada hari ini dan kemarin sempat mencapai level 11.733, level terlemah sejak 31 Maret 2009. Di pasar luar negerim kontrak satu bulan non-deliverable forward (NDF) merosot sebanyak 13 persen pada pekan ini dan hari ini turun sebanyak 0.1% di kisaran 11.610, 0.8% lebih kuat dari harga spot dalam negeri.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar