Sabtu, 21 Januari 2017

breaking-news Penjualan Ritel Inggris turun -1.9% di Desember vs. 0.2% di November, ekspektasi -0.1%.

forex  Forex

Rupiah Melemah Sebelum Data Inflasi

Senin, 1 Desember 2014 10:49 WIB
Dibaca 576

Monexnews - Rupiah anjlok ke level terlemah dalam hampir 11 bulan sebelum di rilisnya data yang di perkirakan akan menunjukkan defisit perdagangan untuk bulan ketiga dan inflasi yang berjalan lebih cepat.

Nilai impor Indonesia berada di atas nilai ekspor hingga $61 juta di bulan Oktober seiring berkontraksinya penjualan keluar negeri untuk pertama kalinya sejak bulan Juli, berdasarkan survei Bloomberg sebelum di rilisnya data pada pukul 11.00 wib. Itu bukan pertanda baik untuk neraca berjalan Indonesia, yang telah defisit untuk 12 kuartal terakhir. Inflasi naik ke level tertinggi dalam lima bulan di 6.12% di bulan November, di tunjukkan dalam survei terpisah sebelu di rilisnya data pada hari ini, setelah subsidi BBM di kurangi pada bulan lalu.

Rupiah anjlok sebesar 0.5% menjadi 12,270 per dollar pada pukul 10.43 wib. Rupiah sebelumnya sempet menyentuh level 12,276, itu adalah level terlemah sejak 7 Januari. Di pasar offshore, kontrak NDF satu bulan turun sebesar 0.1% menjadi 12,324.

"Defisit neraca berjalan kemungkinan tidak akan membaik dengan signifikan karena pelemahan permintaan global," kata Saktiandi Supaat, kepala analis di Malayan Banking Bhd. di Singapura. "Penguatan dollar secara luas terus menjadi penggerak utama mata di seluruh Asia yang termasuk juga rupiah."

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar