Jumat, 28 Juli 2017

forex  Forex

Rupiah Menguat Untuk Sesi Kedua Pada Spekulasi Intervensi BI

Rabu, 17 Desember 2014 17:33 WIB
Dibaca 609

Monexnews - Mata uang garuda, rupiah, menguat untuk hari kedua, melonjak dari dekat level terendah 16 tahun, pada spekulasi bahwa bank sentral melakukan intervensi untuk membatasi pelemahan pada mata uang.

Para investor asing pada bulan ini  telah melakukan aksi jual bersih sebesar 13.03 triliun rupiah ($1.03 milyar) pada obligasi pemerintah berdenominasi rupiah dan sebesar $337 juta dalam saham seiring mereka bersiap untuk suku bunga yang lebih tinggi di AS pada tahun depan. Federal Open Market Committe yang akan akhiri pertemuan selama dua hari pada malam nanti sedang berada di jalur pembahasan untuk kenaikan suku bunga.

Rupiah menguat sebesar 0.2% menjadi 12,658 per dollar pada penutupan perdagangan hari ini setelah pada sesi awal sempat melemah sebesar 0.7%,. Rupiah berakhir di level 12,698 pada tanggal 15 Desember, itu adalah level penutupan terlemah sejak tahun 1998.

"Sebagian besar mata uang, yang termasuk rupiah, sedang gugup dengan pertemuan FOMC," kata Leo Rinaldy, ekonom di PT Mandiri Sekuritas di Jakarta. "Saya yakin bahwa Bank Indonesia akan mengambil langkah jika volatilitas rupia cukup tinggi."

Kemarin Bank Indonesia melakukan intervensi untuk menstabilkan rupiah dan juga membeli obligasi pemerintah di pasar sekunder, ujar Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar