Jumat, 24 Maret 2017

breaking-news Klaim Awal Pengangguran AS naik menjadi 258K pekan lalu dari sebelumnya 243K, estimasi 240K

forex  Forex

Rupiah Sambangi Level 'Krismon' 2008

Senin, 15 Desember 2014 14:04 WIB
Dibaca 892

Monexnews - Nilai tukar Rupiah anjlok ke level paling rendahnya sejak bulan Agustus 1998 pada sesi perdagangan hari Senin (15/12). Kurs domestik mengulang depresiasi yang terjadi pada saat krisis moneter Asia Tenggara yang terjadi 16 tahun lalu. 

Sampai dengan pertengahan hari, Rupiah melemah 1,7% ke level 12,669 per US Dollar. Persentase penurunan itu merupakan yang terbesar sejak bulan Agustus lalu. Kurs domestik bahkan nyaris menyentuh area psikologis 12,700 di pagi hari tadi, di mana non-deliverable forwards 1-tahun IDR anjlok 1,2% di level 12,889 (data Bloomberg).

Koreksi yang dialami oleh mata uang domestik merupakan efek dari terbangnya investasi asing dari aset-aset Indonesia. Pemodal luar negeri sudah menarik dananya sekitar Rp10,1 triliun dari obligasi berdenominasi Rupiah sejak tanggal 1 hingga 11 Desember 2014. Daya tarik aset keuangan domestik menyusut tajam karena prospek kenaikan suku bunga di Amerika Serikat dan besarnya beban defisit pemerintah yang ditanggung selama 12 kuartal terakhir.

Di tengah tren pelemahan kurs, Bank Indonesia (BI) menegaskan pihaknya konsisten memantau perkembangan di pasar. "Kami selalu masuk ke pasar untuk menciptakan stabilitas nilai tukar," ujar Mirza Adityaswara, Deputi Gubernur BI, seperti dikutip oleh Bloomberg. Sayangnya, statement otoritas tersebut tidak digubris oleh pelaku pasar yang sudah terlanjur alergi menanamkan modal di tanah air karena imbal hasil dan risikonya tidak lagi sama seperti beberapa tahun lalu. Hal serupa juga berlaku di negara 'emerging' lain, yang sempat merasakan limpahan dana masuk selama tren pelonggaran moneter berlangsung di Amerika. Sampai dengan pukul 14.00 WIB, kurs USD/IDR terpantau berada di 12,660.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar