Sabtu, 25 Maret 2017

forex  Forex

Rupiah Sambut Baik Kenaikan Harga BBM

Selasa, 18 November 2014 9:50 WIB
Dibaca 1251

Monexnews - Rupiah Indonesia naik paling banyak dalam 3 pekan setelah Presiden Joko Widodo menaikkan harga bahan bakaer bersubsidi, memberikan lebih banyak dana luang untuk belanja modal dan mendorong pertumbuhan ekonomi dari laju paling lambat sejak 2009. Harga bensin dinaikkan sebanyak 2,000 rupiah per liter menjadi 8,500 rupiah dan harga solar menjadi 7,500 rupiah per liter dari 5,500, ucap Widodo pada konferensi pers malam kemarin di Jakarta. Sebelum kenaikan tersebut, Indonesia telah menghabiskan senilai 276 trilyun rupiah untuk subsidi bahan bakar pada anggaran tahun 2015, atau 13.5% dari pengeluaran. Rupiah menguat sebanyak 0.5%, paling banyak sejak 29 Oktober, menuju level 12,146 per dollar di Jakarta, menurut harga dari bank lokal. Bank Indonesia mengumumkan harga penutupan rupiah pada 12,193 kemarin dan akan merilis harga penutupan hari ini pada pukul 10:00 waktu setempat.

“Dana luang tersebut dapat digunakan untuk keperluan lainnya, terutama belanja infrastruktur dan permodalan, yang mana dapat mendorong outlook perekonomian dalam jangka panjang,” ucap Jonathan Cavenagh, strategis mata uang asing pada Westpac Banking Corp. di Singapura. Spekulasi bahwa Bank Indonesia akan menaikkan suku bunga pada pertemuan istimewa hari ini juga menguatkan mata uang, ucapnya. Bank Indonesia akan mengelar pertemuan kebijakan mendadak hari ini, menurut juru bicara Peter Jacobs. Tingkat suku bunga telah bertahan pada level 7.5% sejak November 2013 menyusul kenaikan sebesar 1.75% pada sepanjang tahun 2013.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar