Sabtu, 16 Desember 2017

forex  Forex

Rupiah Tembus 11.000 Untuk Pertama Kalinya Sejak 2009

Selasa, 3 September 2013 12:04 WIB
Dibaca 526

Monexnews -  Nilai tukar rupiah melemah melampaui 11.000 perdollar untuk pertama kalinya sejak April 2009 ditengah kekhawatiran Indonesia akan berjuang untuk mengendalikan selisih defisit current acoount yang saat ini berada pada rekornya.

Defisit perdagangan Indonesia mencapai $2.3 milyar di bulan Juli, dibandingkan dengan $393 juta pada perkiraan median dalam survei Bloomberg. Defisit current account akan menjadi sekitar 4 persen atau lebih dari GDP kuartal ini, dari 4.4 persen dalam periode sebelumnya, Ekonom Bank of America Merril Lynch, Hak Bin Chua mengatakannya kemarin. Ini lebih tinggi daripada target pemerintah untuk di angka 3 persen di kuartal ini.

Rupiah tergelincir sebanyak 0.5 persen menjadi 11.035 perdollar pada pukul 11.31 di Jakarta, level terendah sejak 23 April 2009, harga diambil dari bank lokal yang dikompilasi oleh Bloomberg. Nilai spot rupiah sudah 4.3 persen lebih tinggi dari non-deliverable forward (NDF) satu bulan, yang hanya sedikit berubah di 11515, berdasarkan data yang disusun oleh Bloomberg.

“Permintaan domestik dan impor masih terlalu kuat, yang mana itu tidak membantu positifkan current account,” kata Andi Ji, analis mata uang di Commonwealth Bank of Australia di Singapore.' Nilai spot akan berjalan lambat namun pasti akan melemah,  dan juga untuk saat ini mahal untuk mengambil posisi beli pada dollar di pasar luar negeri, jadi selisihnya seharusnya tidak terlalu banyak.”

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar