Selasa, 25 Juli 2017

forex  Forex

Rupiah Tergelincir Ke Level Terendah 4 Bulan Karena Arus Keluar Di IHSG

Jumat, 12 Desember 2014 22:32 WIB
Dibaca 1004

Monexnews - Rupiah mengalami pelemahan mingguan terbesar sejak bulan Agustus di tengah prospek untuk kenaikan suku bunga di AS yang telah meningkatkan permintaan terhadap dollar.

Rupiah melemah sebesar 1.3% dari tanggal 5 Desember untuk di tutup di level 12,458 per dollar, ini adalah penurunan mingguan ketiga dan penurunan tertajam sejak periode yang berakhir 1 Agustus, harga di ambil dari penunjukkan bank lokal. Rupiah pada hari Jumat melemah sebesar 0.9% dan sebelumnya sempat mencapai level 12,460, itu adalah level terlemah sejak Desember 2008.

Dana global telah menjual aset mereka di saham-saham Indonesia untuk lebih dari $114 juta daripada yang mereka beli pada pekan ini sampai hari Kamis, di tunjukkan dalam data bursa. Itu adalah arus keluar terbesar sejak periode lima hari yang berakhir 17 Oktober. Kemarin data menunjukan penjulaan retail di negara dengan tingkat ekonomi terbesar di dunia naik dengan signifikan di tengah Federal Reserve mempertimbangkan untuk kenaikan pertama suku bunga mereka sejak tahun 2006.

"Data AS yang lebih baik membuat investor memposisikan kembali portofolio mereka," kata Khoon Goh, analis mata uang senior di Australia & New Zealand Banking Group Ltd., di Singapyra." Kombinasi dari penguatan dollar dan tipisnya likuiditas dalam negeri menjelang akhir tahun juga turut membebani rupiah."

Bank Indonesia kemarin meninggalkan suku bunga acuan di level 7.75%, berikan jeda setelah kenaikan yang mengejutkan pada bulan lalu. Kekuatan indeks dollar berada di jalur untuk penurunan mingguan pertama dalam hampir dua bulan

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar