Senin, 24 Juli 2017

forex  Forex

Rupiah Terkapar di Level Terlemah sejak 1998 Silam

Kamis, 5 Maret 2015 14:05 WIB
Dibaca 1023

Monexnews - Nilai tukar Rupiah semakin terpuruk dari hari ke hari. Mata uang Garuda kini terjebak di rekor terendahnya sejak tahun 1998 silam.

Sejak pembukaan pasar keuangan Indonesia hari Kamis (05/03), Rupiah sudah rapuh di kisaran 13.022 per US Dollar. Kemudian di pertengahan hari, harga di pasar spot menunjukkan kurs USD/IDR di angka 13.025 atau setara pelemahan 25% dibandingkan harga penutupan kemarin. Adapun kurs tengah Bank Indonesia memperlihatkan Dollar dihargai Rp13.022.

Fenomena pelemahan kurs domestik tidak lepas dari kuatnya nilai tukar Dollar terhadap nyaris seluruh mata uang dunia. Indeks Dollar bahkan sudah mencapai level tertinggi dalam satu dasawarsa terakhir yaitu di area 95.50. Nasib IDR diprediksi belum berubah setidaknya sampai pertengahan tahun nanti, karena Federal Reserve Bank Amerika Serikat baru akan menaikkan suku bunganya dari level rendah dekat 0%. Kenaikan suku bunga tersebut akan berujung pada bertambahnya daya tarik aset-aset berbasis Dollar karena menawarkan return yang lebih tinggi dibandingkan beberapa tahun lalu. Hal itu akan menerbangkan dana asing dari pasar keuangan Indonesia kembali ke Amerika sehingga jumlah Dollar semakin berkurang di dalam negeri.

Adapun pelonggaran moneter di Eropa hanya memperburuk keseimbangan di pasar uang karena Euro juga anjlok ke rekor terendahnya. Dari dalam negeri, belum ada sentimen atau laporan domestik yang bisa memicu penguatan Rupiah meski hanya untuk jangka pendek.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar