Minggu, 26 Maret 2017

forex  Forex

Rupiah Tertekan Ketidakpastian Domestik Pasca Pilpres

Rabu, 16 Juli 2014 13:04 WIB
Dibaca 944

Monexnews -

Hingga sesi jeda siang di perdagangan hari Rabu (16/7), nilai tukar Rupiah ditransaksikan melemah pada kisaran Rp.11755 setelah di awal sesi sempat tergerus dalam hingga Rp.11825.

Pelemahan Rupiah yang terjadi sejak awal pekan terutama seiring memudarnya euphoria Pilpres lalu yang disertai ketidakpastian terhadap siapa pemenang hasil pemilihan tersebut. Pasalnya ke dua kubu Capres tersebut masing-masing mengklaim bahwa pihaknya tampil sebagai pemenang dalam Pilpres tersebut melalui ‘quick count’.  

Dan kini, kalangan investor nampak menantikan kepastian dari pemilihan umum presiden (Pilpres) yang resmi akan diumumkan pada 22 Juli oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Selain itu, pelemahan Rupiah hari ini juga akibat dari apresiasi dollar AS menyusul pernyataan Pimpinan Federal Reserve AS - Janet Yellen semalam yang bicara mengenai prospek suku bunga AS.

Yellen menjelaskan bahwa suku bunga utama bisa jadi dapat dinaikkan lebih cepat dari perkiraan sebelumnya bilamana fundamental ekonomi seperti sektor inflasi dan tenaga kerja kian membaik melampaui perkiraan.

Pernyataan tersebut langsung di impretasikan oleh investor bahwa the Fed bakal menaikkan suku bunga lebih awal dari jadwal semula, sehingga sontak memacu penguatan nilai dollar, namun berimbas pada tergerusnya sejumlah mata uang di Asia termasuk Rupiah.

Mata uang Garuda hari ini ditransaksikan lemah pada kisaran Rp.11755 setelah terpuruk hingga Rp. 11825. Sedangkan pada sesi Selasa kemarin, Rupiah ditutup pada level terlemahnya Rp.11740, platform Reuters. 

 

 

(dar)       

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar