Senin, 23 Januari 2017

forex  Forex

Rupiah Terus Melemah, Uji Level Psikologis di 12.000

Kamis, 28 November 2013 10:17 WIB
Dibaca 563

Monexnews -

Mata uang Rupiah melemah menuju ke level 12.000 per dollar setelah kegagalan dalam penjualan surat utang yang semakin menambahkan kecemasan akan melambatnya arus masuk modal pada prospek pemangkasan stimulus oleh Federal Reserve.

Mata uang garuda melemah hingga 0.7% menjadi 11.966 per dollar pada pukul 9.35 WIB di Jakarta dan sebelumnya menyentuh level 11.968, level terendah sejak Maret 2009, harga di ambil dari beberapa bank lokal. Rupiah tergelincir hingga 2.2% selama pekan lalu. Dalam perdagangan di pasar luar negeri, untuk kontrak non-deliverable forward turun sebanyak 0.1% menjadi 11.938, data di kompilasi oleh Bloomberg.

Klaim pengangguran AS secara tak terduga turun pada pekan lalu, data di tunjukan kemarin, setelah the Fed mengatakan bahwa mereka mungkin akan kurangi pembelian obligasi dalam “beberapa bulan mendatang” jika ekonomi membaik seperti yang di harapkan. Rupiah akhir-akhir ini tergelincir karena faktor eksternal dan meningkatnya permintaan akan dollar menjelang akhir bulan, kata gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo kemarin. Negara telah mengumpulkan sebanyak $190 juta pada peluncuran obligasi domestik berdenominasi dollar pada tanggal 25 November, di bawah target $450 juta.

“Hasil lelang obligasi yang cukup mengecewakan menunjukkan bahwa masih ada ketidakseimbangan antara permintaan dan pasokan dollar,” kata Irene Cheung,  analis valas di Australia & New Zealand Banking Group Ltd. di Singapura. Level 12.000 adalah level psikologis yang sangat penting, jadi ini adalah persimpangan dimana pasar akan semakin gugup.”

Dana global yang keluar sebesar $354 juta di bursa saham lokal pada bulan ini sampai kemarin,ini merupakan arus keluar terbesar sejak bulan Agustus, di tunjukan dalam data dari bursa.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar