Minggu, 17 Desember 2017

forex  Forex

Rupiah Terus Merosot Paska Lelang Obligasi Yang Lemah

Selasa, 26 November 2013 17:27 WIB
Dibaca 578

Monexnews -

Bank Indonesia (BI) tak mencemaskan pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) akhir-akhir ini, karena baik untuk ekspor.

Kurs dolar AS menyentuh level tertinggi dalam 4,5 tahun terakhir ke level Rp 11.793 pada hari Selasa, dipicu oleh kenaikan permintaan dari importir lokal serta ekspektasi pengauatan Dollar terkait tapering The Fed dan potensi berakhirnya era kebijakan Zero Interest Rate Policy (ZIRP).

Bagaimanapun pejabat Bank Indonesia menilai bahwa pelemahan kurs justru dapat menopang ekspor Indonesia menjadi lebih kompetitif, yang diharapkan dapat menutup gap defisit current account. Sejauh ini mata uang rupiah telah melemah sebesar 18% terhadap Dollar AS seiring pelebaran Defisit transaksi berjalan melampaui estimasi sepanjang tahun ini.

Katalis negatif lainnya adalah hasil lelang obligasi SUN tenor 3,5 tahun berdenominasi Dollar dengan yield rata-rata 3,516% di pasar domestik yang hanya mencapai perolehan $190 juta, jauh dibawah target $450 juta. Menurut sejumlah pejabat Kemenkeu, lemahnya permintaan cenderung disebabkan oleh jenis obligasi yang baru diterbitkan sehingga produk market nya belum terbentuk.

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar