Kamis, 25 Mei 2017

forex  Forex

Rupiah Tetap Cemaskan Perekonomian Indonesia

Senin, 2 September 2013 11:22 WIB
Dibaca 497

Monexnews - Rupiah tetap melemah setelah serangkaian data ekonomi Indonesia yang dirilis pagi ini menegaskan kekhawatiran investor terhadap perekonomian terbesar di Asia Tenggara tersebut. Inflasi tahunan naik dari 8,61% menjadi 8,79% untuk bulan Agustus. Meskipun inflasi tidak setinggi prediksi 8,95% namun ini semakin menjauhi target atas inflasi BI 5,5%. Defisit neraca perdagangan membengkak dari $850 juta menjadi $2,31 miliar untuk bulan Juli. Meski ekspor membaik dengan mencatatkan kenaikan tahunan 2,37% namun impor melonjak dari -6,82% menjadi 11,4%. Indeks manufaktur Indonesia (versi HSBC) bahkan berkontraksi dari 50.7 menjadi 48.5  

Kenaikan inflasi, memburuknya defisit neraca perdagangan, dan berkontraksinya sektor manufaktur tentu menegaskan tantangan yang tengah dihadapi oleh perekonomian Indonesia. Premi Non-Deliverable Forward (NDF) Rupiah 1 bulan yang stabil di kisaran IDR500 tentu menunjukan masih rendahnya kepercayaan investor terhadap Rupiah meskipun pemeritah telah meluncurkan 4 paket kebijakan untuk mengatasi perlambatan ekonomi dan pelemahan mata uang Garuda. Data Bloomberg menunjukan USD/IDR kini diperdagangkan 11.275; menjauhi level rendah harian 11.080 (fr)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar