Rabu, 18 Oktober 2017

forex  Forex

Seberapa Dalam Lagi Pelemahan Aussie?

Selasa, 30 Juli 2013 16:54 WIB
Dibaca 455

Monexnews - Komentar yang lebih dovish dari Reserve Bank of Australia (RBA) pada hari Selasa kembali memicu penurunan tajam pada dollar Australia, yang mana turun ke level terendah dalam lebih dari 2 pekan. Gubernur RBA Glenn Stevens mengatakan ia tidak akan terkejut jika aussie yang dalam tahun ini telah melemah hingga hampir 13% terhadap dollar AS, terus melemah. Aussie terpuruk hingga level rendah 0.9050 terhadap dollar AS dan tetap turun sebesar 1.5% pada penutupan sesi Asia. Aussie merupakan salah satu mata uang utama yang berperforma paling buruk tahun ini.

Komentar Stevens yang kembali menegaskan pernyataannya pada awal bulan ini, membuat pelaku pasar saat ini bertanya-tanya seberapa dalam lagi pelemahan aussie sebelum RBA berhenti berkomentar mengenai pelemahan mata uang.

"Jika dollar Australia menyentuh kira-kira 0.8000-an dalam beberapa bulan kedepan mungkin RBA akan berhenti," ucap Katrina Ell, ekonom asosiasi pada Moody's Analytics. "Penurunan pada nilai tukar akan mendorong kenaikan inflasi, sehingga RBA tidak akan memiliki ruang lagi untuk memangkas tingkat suku bunga."

Data inflasi konsumen pekan lalu menunjukkan tekanan inflasi saat ini berada pada level 2.4% pada kuartal kedua, masih berada dalam raget jangka panjang RBA sebeasr 2-3%. Pasar keuangan menilai lebih dari 85% peluang pemangkasan suku bunga pada pertemuan RBA pekan depan, menurut Reuters.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar