Sabtu, 23 September 2017

forex  Forex

Seilisih Yield Membuat Euro Lebih Menarik Daripada Dollar

Rabu, 6 Mei 2015 23:18 WIB
Dibaca 3819

Monexnews - Dollar menyentuh level terendah terhadap euro sejak akhir Februari lalu pada hari Rabu setelah kenaikan pada yield obligasi di Eropa memicu tingkat permintaan euro dan data AS yang mengecewakan menguatkan ekspektasi bahwa Federal Reserve akan menunda kenaikan suku bunga. ADP National Employment Report menunjukkan perusahaan swasta di AS menambah 169,000 pekerjaan bulan lalu, level terendah sejak Januari 2014 dan jauh di bawah estimasi ekonom. Yield obligasi di Eropa terus naik, dengan yield obligasi tenor 10-tahun Jerman menyentuh level tertinggi tahun ini pada 0.595%. Selisih yield antara obligasi tenor 10-tahun AS dan Jerman mengecil hingga sekitar 165 basis poin, seilish paling sempit sejak akhir Maret, membuat euro lebih menariik bagi investor yang mengejar yield.

Menurut strategis, investor Eropa merasa lebih optimis terhadap zona euro saat ini, dan kecemasan mengenai yield obligasi Jerman yang negatif telah hilang, sehingga euro mendapat dorongan naik. Euro saat ini diperdagangkan di kisaran 1.1330 terhadap dollar, setelah sempat menyentuh level tinggi di sekitar area 1.1365. Sementara itu, data ADP merupakan indikator awal bahwa non-farm payroll bulan Mei mungkin akan menunjukkan hasil yang mengecewakan. Ekonom memperkirakan penambahan jumlah pekerjaan sebanyak 224,000 bulan lalu.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar