Sabtu, 25 Maret 2017

forex  Forex

Sektor Jasa China Stagnan, Aussie Kecewa

Selasa, 5 Agustus 2014 9:47 WIB
Dibaca 604

Monexnews - Dollar Australia melemah, mengakhiri rally selama 2 hari, setelah indeks swasta aktivitas sektor jasa China turun ke level stagnan untuk pertama kalinya dalam lebih dari 8 tahun. Pelemahan pada aussie terpicu menjelang pertemuan Reserve Bank of Australia hari ini, dengan ekonom memprediksikan bank sentral akan mempertahankan suku bunga. Di sisi lain, euro diperdagangkan dekat level terendah sejak November terhadap dollar menjelang keputusan kebijakan European Central Bank tangal 7 Agustus nanti. Sementara pound mempertahankan penguatan kemarin terhadap sejumlah mata uang utama menjelang laporan GDP Inggris pekan ini.

“Data PMI China berada sedikit di bawah ekspektasi, mengakhiri serentetan data China yang mulai membaik belakangan ini, sehingga hal tersebut memicu tekanan turun pada mata uang komoditas seperti aussie,” ucap Desmond Chua, strategis pada CMC Markets di Singapore. “Aussie akan tetap bertahan di atas level 93 sen terhadap dollar AS kecuali kita melihat adanya nada yang bearish pada pernyataan RBA.”

PMI sektor jasa China dari HSBC Holdings Plc dan Markit Economics turun menjadi 50 di bulan Juli dari 53.1 pada bulan sebelumnya, menurut data yang dirilis hari ini. Angka tersebut merupakan level terendah sejak penghitungan dimulai pada November 2005, menurut pernyataan Markit dan HSBC. Level 50 memisahkan antara kontraksi dan ekspansi.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar