Jumat, 21 Juli 2017

forex  Forex

Sentimen Geopolitik Seret kinerja Dollar dan Saham Dunia

Jumat, 8 Agustus 2014 15:38 WIB
Dibaca 683

Monexnews - Saham dunia ambruk sementara Dollar AS berada dalam tekanan akibat sentimen geopolitik yang menyebabkan risk aversion / pengalihan resiko para investor ke pasar aset yang tergolong safe haven seperti pasar obligasi AS, Jerman, serta logam mulia Emas dan Minyak mentah berjangka.

Presiden AS, Barack Obama sudah mengotorisasi serangan udara di Irak, meningkatkan resiko konflik yang lebih dalam di kawasan Timur Tengah, di saat bersamaan gencatan senjata Israel dengan kaum Hamas sudah berakhir.  Prospek serangan jet tempur di utara Irak ini juga mengakumulasi resiko geopolitik terkait Ukraina dengan Russia. 

Sanksi balasan Putin terhadap negara barat melalui kebijakan larangan impor pangan dan industri otomotif dan aerospace dinilai sangat politis, pihak negara Barat sendiri merespon bahwa sikap Russia tersebut hanya akan menambah isolasi Russia dari pihak internasional. Sebelumnya Canada yang merupakan member NATO secara resmi mendukung pemerintah Ukraina dengan memasok senjata. Hal ini juga ditakutkan justru membuka peluang skenario invasi Russia ke Ukraina, dengan alasan untuk mempertahankan warga nya dari NATO.

Perkembangan geopolitik berhasil mendominasi sentimen para investor tercemin dari kejatuhan yield obligasi AS tenor 10-tahun, dan obligasi Jerman ke level rekor terendah, harga obligasi bergerak kebalikan dengan yield. Sementara perbedaan imbal hasil menyebabkan fluktuasi nilai tukar yang mengurangi daya tarik Dollar AS, dan sebaliknya menguntungkan Yen Jepang yang masih dianggap safe haven.   (Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar