Jumat, 31 Maret 2017

breaking-news GDP AS Q4 direvisi naik menjadi 2.1%, Klaim Penganguran turun menjadi 258K.

forex  Forex

Sentimen Negatif Warnai Major Currencies

Senin, 4 Maret 2013 21:46 WIB
Dibaca 557

Monexnews -

Berbagai mata uang utama berada dalam tekanan di awal pekan seiring kejatuhan bursa saham regional serta data ekonomi yang dilaporkan lebih buruk dibanding estimasi membebani sentimen para investor.

Aussie anjlok ke level terendah tahunan baru di kisaran 1.0116 sebelum akhirnya rebound di sesi New York, sedangkan saham China jatuh tajam akibat kebijakan baru pemerintah China untuk membatasi pinjaman real estate.

Fokus selanjutnya akan tertuju pada rapat kebijakan moneter RBA, yang akan dilanjutkan dengan pernyataan dari bank sentral. Meski masih diekspektasikan tidak ada pemangkasan suku bunga namun perubahan sinyal arah kebijakan kedepannya masih berpeluang memicu pelemahan pairing AUDUSD dibawah level psikologis 1.0100.

Secara terpisah Poundsterling juga menyentuh level psikologis 1.5000, dan diikuti rebound harga seiring aksi bargain hunting para investor. Di Eropa, meski minim data ekonomi, mata uang Euro berada dalam tekanan bertengger di kisaran 1.3000 seiring situasi di Italia yang belum menunjukkan perkembangan berarti atas prospek koalisi pemerintah. Yield Obligasi Italia juga berlanjut naik seiring kecemasan para investor bahwa Italia terpaksa harus meninggalkan zona Euro.

Selanjutnya, sentimen para investor masih akan terpengaruh pada rapat Eurogroup dan Ecofin, serta perkembangan politik Italia. Semakin lama ketidakpastian politik di Italia berlangsung maka tekanan pada mata uang Euro akan semakin bertambah untuk menguji level support kunci 1.2950.

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar