Selasa, 26 September 2017

forex  Forex

Sentimen Risk Aversion Kokoh Mengangkat Yen

Rabu, 8 Juli 2015 14:46 WIB
Dibaca 2382

Monexnews - Investor memburu mata uang Yen Jepang seiring peningkatan sentimen risk aversion setelah kejatuhan pasar saham China dan ultimatum para kreditur Yunani. Pelaku pasar mencemaskan kondisi perekonomian China setelah langkah-langkah stimulus pemerintah gagal menghapus kerugian hampir 30% pasar saham China dalam lebih dari tiga pekan. Yen yang dianggap sebagai aset safe haven menjadi pilihan investor yang mewaspadai gejolak di pasar keuangan.

Investor mata uang Jepang juga mengkhawatirkan peluang Yunani mendapatkan kesepakatan di akhir pekan. Usai konferensi darurat kemarin, perwakilan dari 19-negara zona Euro hanya memberikan 5 hari sebagai kesempatan terakhir Yunani mendapatkan kesepakatan.

Komentar anggota dewan Bank of Japan, Takahide Kuichi, turut membantu penguatan Yen. Menurut Kiuchi, kiuchi-krisis-yunani-dapat-memicu-kejutan-sektor-keuangan.htm">pelemahan Yen dapat berefek negatif pada perekonomian Jepang.

Sampai dengan pukul 14:47 WIB, pasangan USDJPY diperdagangkan di kisaran 121.52 di dekat level terendah harian 121.40, dengan level tertinggi harian 122.55. (YS)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar