Selasa, 12 Desember 2017

forex  Forex

Sesi Asia, Sterling Lanjutkan Pelemahan

Rabu, 1 Juli 2015 9:09 WIB
Dibaca 717

Monexnews - Revisi data pertumbuhan ekonomi Inggris belum mampu mendongkrak kinerja pound sterling pada perdagangan Selasa kemarin. Mata uang Inggris tersebut pada sesi Asia hari ini (01/6) kembali melanjutkan pelemahan terhadap dollar.

Office for National Statistic pada hari Selasa kemarin merevisi naik pertumbuhan ekonomi Inggris kuartal pertama menjadi 0,4% dari rilis sebelumnya sebesar 0,3%. Revisi tersebut sejakan dengan ekspektasi ekonom. Di saat yang sama defisit current account dilaporkan berkurang menjadi -£26,5 milyar, dari bulan sebelumnya -£28,9 milyar, namun masih lebih besar dari ekspektasi ekonom sebesar -£23,7 milyar.

Faktor penekan sterling pada perdagangan Selasa adalah pernyataan dari anggota Monetary Policy Committee Bank of England, Andy Haldane. Haldane yang juga kepala ekonom BoE tersebut mengatakan kenaikan suku bunga terlalu cepat dapat menimbulkan resesi di Inggris, dan ia berencana untuk mengusulkan mempertahankan suku bunga 0,5% dalam jangka pendek hingga menengah.

Fokus pasangan mata uang sterling-dollar hari ini menanti data aktivitas manufaktur Inggris yang akan dirilis sore ini pada pukul 15.30 WIB, dan disusul data tenaga kerja AS sektor swasta pada pukul 19.15 WIB. Selain itu perhatian pasar juga tertuju pada Gubernur Bank of England yang akan mengadakan konfrensi pers Laporan Stabilitas Finansial.

GBPUSD ditransaksikan pada kisaran 1.5697 pada pukul 09.07 WIB, setelah sempat menyentuh level terendah harian 1.5673, dengan level tertinggi 1.5714. (platform Monex Trader). (pap/Monex)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar