Rabu, 18 Oktober 2017

forex  Forex

Short Covering Topang Penguatan Euro

Jumat, 16 Mei 2014 10:09 WIB
Dibaca 575

Monexnews - Euro  menguat di perdagangan sesi Asia pagi ini, setelah pada perdangan kemarin mata uang 18 negara tersebut berhasil rebound dari level terendah dalam 2 ½ bulan terakhir akibat aksi short covering investor dari posisi bearish dalam dua pekan terakhir.

Euro pada perdagangan kemarin sempat merosot tajam hingga menyentuh level 1.3648 setelah data menunjukkan ekonomi Zona Euro pada kuartal I tumbuh di bawah estimasi ekonom.  Ekonomi Zona Euro tumbuh sebesar 0,2%, lebih rendah dari estimasi 0,4%. Perancis yang merupakan ekonomi terbesar kedua di kawasan tersebut membebani pertumbuhan ekonomi kawasan tersebut setelah membukukan pertumbuhan 0% atau stagnan. Sementara Jerman yang merupakan negara dengan ekonomi terbesar berhasil mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 0,8% di kuartal I lebih tinggi dari estimasi ekonom sebesar 0,7%.

Presiden European Central Bank sebelumnya meyakinkan pasar bahwa bank sentral tersebut akan mengambil langkah pelonggaran moneter lebih lanjut bulan depan jika diperlukan, guna mengatasi lemahnya inflasi dan memacu pertumbuhan ekonomi Zona Euro. Data ekonomi yang dirilis pada Kamis kemarin seakan mendukung pernyataan Draghi tersebut.

Selain itu beberapa analis mengatakan penurunan yield Treasury AS ke level terendah dalam enam bulan terakhir menurunkan minat terhadap dollar pada perdagangan kemarin, sehingga membuat dollar melemah terhadap beberapa mata uang utama.

EURUSD saat ini diperdagangkan pada kisaran 1.3716 menjauhi level terendah harian 1.3707. (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar