Selasa, 17 Januari 2017

forex Forex

Shutdown Pemerintah dan Batas Hutang Masih Bayangi Dollar

Kamis, 3 Oktober 2013 8:35 WIB
Dibaca 638

Monexnews - Dollar masih berada di bawah tekanan pada hari Kamis sementara bursa saham bergerak flat seiring shutdown pemerintah AS berlanjut tanpa ada sinyal kapan akan berakhir, memicu kecemasan mengenai perekonomian dan batas hutang. Pertemuan antara Presiden Barack Obama dan pemimpin Kongres tidak menghasilkan apa-apa, hanya saling menyalahkan, meredupkan harapan kebuntuan ini akan berakhir dengan waktu dekat. Sejauh ini investor optimis bahwa kesepakatan akan segera tercapai tepat waktu untuk menghindari dampak jangka panjang pada perekonomian, meski perdebatan mengenai batas hutang masih menghantui. Batas hutang jauh lebih penting daripada shutdown karena dapat berujung pada default, situasi yang tidak dapat diasumsikan pasar.

"Sejauh ini kita tidak pernah berada dalam situasi dimana batas hutang tidak dinaikkan, ada ketidakpastian yang tinggi mengenai bagaimana jika hal itu terjadi," ucap Elliot Clarke, ekonom pada Westpac. "Namun yang sudah jelas, kebuntuan yang berlarut-larut akan memiliki dampak yang signifikan pada perekonomian AS."

Salah satu dampak dari shutdown pemerintahan AS adalah memburamkan outlook mengenai kapan Federal Reserve akan mulai memangkas program pembelian asetnya. Presiden Fed bagian Boston, Eric Rosengren, mengatakan shutdown pemerintahan dapat kembali menunda tapering mengingat minimnya data ekonomi pemerintah yang dirilis. 

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar