Minggu, 26 Maret 2017

forex  Forex

Spekulasi ECB, Pemilu di Jepang Menopang Dollar

Selasa, 18 November 2014 8:28 WIB
Dibaca 750

Monexnews - Dollar diperdagangkan kokoh pada hari Selasa pasca petinggi European Central Bank meningkatkan prospek langkah stimulus tambahan dan seiring investor menanti untuk melihat apakah pemerintah Jepang akan menggelar pemilu lebih awal setelah Jepang di luar dugaan anjlok ke dalam resesi. Presiden ECB Mario Draghi pada hari Senin malam mengatakan bahwa bank sentral siap untuk mengambil langkah lebih lanjut untuk menopang pemulihan zona euro. Sebelumnya, anggota Dewan Eksekutif ECB Yves Mersch menuturkan apa langkah yang mungkin diambil, dan mengatakan secara teori ECB dapat membeli emas, saham, exchange traded funds (ETFs) atau aset lainnya jika dibutuhkan.

Perekonomian Jepang berkontraksi dengan laju tahunan sebesar 1.6% pada kuartal ketiga, setelah anjlok sebanyak 7.3% pada kuartal kedua menyusul kenaikan pada pajak penjualan nasional, yang sangat menekan tingkat belanja konsumen. Resesi secara teknikal memperkuat peluang Perdana Menteri Shinzo Abe untuk menunda kenaikan pajak penualan lebih lanjut dan menggelar pemilu lebih awal.
"Kami memperkirakan Abe akan mengumumkan penundaan kenaikan VAT pada hari Selasa, membubarkan parlemen pada hari Rabu, dan menggelar pemilu tanggal 14 Desember nanti," menurut strategis Barclays. Barclays mengubah proyeksi dollar-yen miliknya dan saat ini memperkirakan pasangan mata uang tersebut untuk berada pada level 120 dalam 6 bulan kedepan dan 117 dalam satu taun, dibandingkan estimasi sebelumnya pada 112 dalam 6 bulan dan satu tahun kedepan. Revisi dibuat "untuk menunjukkan memburuknya outlook inflasi Jepang dan respon Bank of Japan terhadap outlook tersebut," ucap mereka.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar