Minggu, 28 Mei 2017

forex  Forex

Spekulasi Intervensi BI Selamatkan Rupiah

Selasa, 16 Desember 2014 13:10 WIB
Dibaca 1068

Monexnews - Rupiah Indonesia menghentikan penurunan yang membawanya ke level terendah sejak krisis keuangan Asia di tengah spekulasi bank sentral mengintervensi untuk membatasi pelemahan. Rupiah diperdagangkan flat di sekitar level 12,700 per dollar, setelah sempat anjlok sebanyak 1.9% sebelumnya, menurut data bank lokal. Rupiah melemah sebanyak 1.9% kemarin, mencetak level penutupan terendah sejak Agustus 1998. Pelemahan tajam pada mata uang Indonesia kemarin dipicu oleh penurunan tajam ruble Rusia sebanyak 9.7%, yang mendorong bank sentral Rusia untuk menaikkan tingkat suku bunga sebanyak 6.5% menjadi 17%. 

"Minimnya tingkat permintaan domestik untuk dollar hari ini membuat rupiah memangkas penurunan dan bank sentral juga "memasuki pasar," ucap Wiling Bolung, kepala neraca perdagangan pada PT Bank ANZ Indonesia. “Hal tersebut lumrah untuk dilakukan,” ucapnya di Jakarta. “Ruble Rusia adalah pemicu utama pelemahan rupiah," ucap Bolung, menambahkan bahwa reaksi sejumlah orang terlalu berlebihan.” Bank Indonesia akan mengintervensi pasar untuk melindungi rupiah, menurut Peter Jacobs di Jakarta kemarin.
Tsutomu Soma, kepala bagian unit fixed-income pada Rakuten Securities Inc. mengatakan tia tidak yakin apakah bank sentral telah mengintervensi hari ini utnuk menghentikan pelemahan rupiah. "Bank Indonesia kemungkinan memerika bank-bank terkait rupiah." ucapnya. "Langkah tersebut biasanya meningkatkan kecemasan atas intervensi.”

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar