Monexnews - Greenback harus terlempar hingga ke posisi terendah 1-bulan terhadap Yen pasca data penjualan ritel AS yang lebih lemah dari ekspektasi memperkuat spekulasi bahwa Federal Reserve akan memulai putaran lanjutan pelonggaran kuantitatif (QE) guna memacu roda perekonomian. Penjualan ritel AS merosot 0,5% pada bulan lalu, yang mementahkan ekspektasi kenaikan 0,2% dari para ekonom. Penjualan yang tidak termasuk otomotif, juga mencatat penurunan 0,4%.
"Data penjualan ritel tersebut nampaknya telah menghadirkan kembali spekulasi atas pelonggaran Fed," kata Brian Kim, analis mata uang pada RBS Securities di Stamford, Connecticut.
Aksi jual mata uang AS masih mungkin berlanjut jika testimoni Bernanke pada hari Selasa dan Rabu mengisyaratkan ekonomi AS memerlukan bantuan QE3.
Fed pada bulan lalu telah menambahkan $267 milyar ke dalam program Operation Twist sebagai upaya menjaga suku bunga jangka panjang tetap rendah. Namun mereka masih menahan diri untuk memulai putaran ke-3 pembelian obligasi langsung. (vid)

Komentar