Jumat, 21 Juli 2017

forex  Forex

Spekulasi Stimulus Global Kikis Permintaan Safe Haven Yen

Selasa, 27 Mei 2014 10:05 WIB
Dibaca 661

Monexnews - Yen anjlok ke level terendah dalam sepekan terhadap euro seiring penguatan pada bursa saham Asia dan spekulasi petinggi bank sentral global akan menambah kebiajkan untuk mendukung pertumbuhan mengikis tingkat permintaan untuk aset safe haven. Mata uang jepang melemah terhadap hampir semua mata uang utama menjelang pidato oleh Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda pada konferensi besok. Sementara dollar Australia dan Selandia Baru menguat, memangkas penurunan bulan ini. Euro sedang menuju pelemahan bulanan terbesar sejak Januari setelah Presiden European Central Bank Mario Draghi kemarin mensinyalkan petinggi ECB siap untuk menambah stimulus jika tingkat inflasi melambat. Dollar masih diperdagangkan melemah terhadap sebagian besar mata uang utama menjelang data hari ini yang diperkirakan akan menunjukkan penurunan pada tingkat pesanan barang tahan lama di AS.

“BOJ masih cenderung akan melonggarkan kebijakan,” ucap Janu Chan, ekonom pada St. George Bank Ltd. di Sydney. “Jika selera resiko global dan perekonomian global terus membaik, maka yen beresiko akan melemah.” Kuroda akan berpidato di Tokyo pada konferensi yang digelar oleh BOJ dan Institute for Monetary and Economic Studies. Wakil Gubernur BOJ Kikuo Iwata kemarin mengatakan bahwa untuk menaikkan potensi laju pertumbuhan Jepang tidak dapat dilakukan melalui keijakan moneter dan itu adalah tugas pemerintah. BOJ mempertahankan stimulus pada pekan lalu. Sementara itu Draghi dijadwalkan akan mengambil bagian pada diskusi hari ini pada konferensi ECB di Sintra, Portugal.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar