Selasa, 23 Mei 2017

forex  Forex

Sterling Lanjutkan Pelemahan di Sesi Asia

Rabu, 3 September 2014 11:24 WIB
Dibaca 612

Monexnews - Poundsterling melanjutkan pelemahan pada perdagangan sesi Asia pagi ini, jelang dirilisnya data aktivitas sektor jasa Inggris. Sterling tertekan setelah adanya laporan survei yang menunjukkan peningkatan jumlah dukungan kemerdekaan Skotlandia pada referendum yang akan diadakan 18 September mendatang. 

YouGov melaporkan berdasarkan halis survei selisih responden yang pro-kemerdekaan Skotlandia dengan yang ingin tetap menjadi bagian Inggris menipis signifikan menjadi 6% dibandingkan dengan 14% pada survei yang dilakukan 12 - 15 Agustus lalu. Kepala European forex strategy Morgan Stenley, Ian Stannard, mengatakan referendum tersebut meninbulkan ketidakpastian secara ekonomi maupun politik kedua belah pihak, dan hal tersebut dapat menghambat inflow investor asing ke Inggris, bahkan investasi langsung jangka panjang yang menjadi faktor penguatan sterling. Morgan Stanley memperkirakan sterling dapat melemah hingga 10%.  

Markit hari ini akan melaporkan data indeks aktivitas sektor jasa Inggris bulan Agustus yang diperkirakan turun menjadi 58,6 dari bulan Juli sebesar 59,1. Data tersebut berpotensi memberikan tekanan tambahan bagi sterling jika dirilis sesuai ekspetasi atau lebih rendah. GBPUSD saat ini diperdagangkan pada kisaran 1.6455 dengan level tertinggi harian 1.6472 dan terendah 1.6443. (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar