Rabu, 18 Oktober 2017

forex  Forex

Sterling Lesu di Awal Pekan

Senin, 8 Juni 2015 16:38 WIB
Dibaca 565

Monexnews - Sterling harus melemah terhadap euro pada hari Senin seiring kenaikan yield obligasi Eropa, memperpanjang dua pekan penurunan pada aksi jual pada obligasi zona euro dan sejumlah data Inggris yang lebih rendah dari ekspektasi. Data pekan lalu menunjukkan pertumbuhan sektor jasa Inggris yang dominan mengalami perlambatan paling tajam dalam hampir selama 4 tahun di bulan Mei, menandakan perekonomian mungkin tidak akan pulih secepat perkiraan pasca melambat di awal tahun 2015. Laju inflasi terjatuh ke area negatif untuk pertama kalinya sejak 1960, menguatkan pandangan investor bahwa kemungkinan Bank of England tidak akan menaikkan suku bunga hingga pertengahan tahun depan.

Terhadap dollar, pound melemah sekitar 0.2%, setelah sempat menguat ke atas level $1.5300 pasca laporan bahwa Presiden AS Barack Obama mengatakan penguatan dollar sebagai masalah, namun greenback kembali menguat pasca pihak Gedung Putih membantah laporan tersebut. Menurut salah satu strategis, pelemahan sterling dalam beberapa pekan belakangan sebenarnya sebagian besar disebabkan oleh pergerakan pada nilai tukar euro dan dollar, bukan perkembangan di Inggris. Namun investor pada hari Rabu akan fokus pada pidato tahunan Gubernur BoE Mark Carney di Masion House, yang mana tahun lalu memicu rally panjang pada sterling saat ia secara mengejutkan mengindikasikan bahwa tingkat suku bunga mungkin akan naik lebih cepat dari perkiraan pasar.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar