Monexnews -
Sterling melanjutkan penguatan menuju ke level tertinggi nya terhadap Euro dalam 3,5 tahun terakhir ini pada hari Jumat seiring mata uang tunggal Euro kehilangan peminat paska pemangkasan suku bunga diskonto ECB ke nol persen kemarin.
Poundsterling juga menguat tipis terhadap Dollar sembari menanti data nonfarm payrolls yang akan dirilis nanti malam.
Pasar tenaga kerja AS diprediksikan oleh Goldman Sachs akan bertambah sebesar 125,000 dari sebelumnya 75,000, namun kejutan negatif dari data ini seharusnya dapat memicu spekulasi lebih lanjut atas peluang Quantitative Easing yang dilancarkan Federal Reserve di bulan mendatang, yang merupakan suatu faktor yang berpotensi melemahkan Dollar AS. (Sap)

Komentar