Senin, 29 Mei 2017

forex  Forex

Sterling Melemah Jelang Data Inflasi

Selasa, 17 Juni 2014 9:28 WIB
Dibaca 545

Monexnews - Sterling diperdagangkan melemah terhadap dollar pada perdagangan sesi Asia pagi ini jelang dirilisnya data inflasi Inggris hari ini. Sterling sebelumnya berhasil mencapai level tertinggi dalam lima tahun terakhir ditopang oleh pernyataan Gubernur Bank of England yang mengatakan tingkat suku bunga kemungkinan akan naik lebih cepat dari perkiraan pasar sebelumnya.

Selain itu Deputi Gubernur Bank of England, Charlie Bean, mengatakan kenaikan tingkat suku bunga pertama dari rekor terendah saat ini merupakan indikasi bahwa ekonomi Inggris mulai kembali normal. Data ekonomi Inggris menunjukkan produk domestic bruto pada kuartal I lalu bereskpansi 0,8%, dan berada pada jalur pertumbuhan tertinggi di antara negara G7. Tingkat pengangguran Inggris dalam tiga bulan yang berakhir April sebesar 6,6% turun dari bulan sebelumnya sebesar 6,8%, dan menjadi yang terendah sejak bulan Januari 2009. Sementara divisi Halifax Lloyds Banking Group Plc. mengatakan rata-rata harga rumah di Inggris naik 3,9% di bulan Mei menjadi £184.464, dan menjadi yang tertinggi dalam enam tahun terakhir.

Office for National Statistic hari ini akan merilis data inflasi year on year Inggris bulan Mei yang diperkirakan sebesar 1,7% lebih rendah dari bulan sebelumnya sebesar 1,8%. Menurunnya inflasi memberikan ruang bagi BOE untuk mempertahankan tingkat suku bunga, namun jika inflasi dirilis lebih tinggi dari estimasi tekanan bagi BOE akan meningkat, dan sterling berpotensi menguat lebih lanjut.

GBPUSD saat ini diperdagangkan pada kisaran 1.6966 atau melema 0,11%, dengan level tertinggi harian 1.6982 dan terendah 1.6957. (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar