Jumat, 31 Maret 2017

breaking-news GDP AS Q4 direvisi naik menjadi 2.1%, Klaim Penganguran turun menjadi 258K.

forex  Forex

Sterling Mengabaikan Data Sektor Jasa Inggris

Jumat, 4 Oktober 2013 2:07 WIB
Dibaca 543

Monexnews - Untuk pertama kalinya dalam 5 hari terakhir Sterling harus melemah terhadap Dollar AS, di tengah spekulasi bahwa rally mata uang Inggris hingga ke level tertinggi 9-bulan pada pekan ini telah terlampau berlebihan. Sebelumnya, Sterling sempat bertengger di zona hijau ketika laporan Markit Economics menunjukkan indeks aktivitas sektor jasa Inggris yang tak selemah perkiraan, dengan hanya tergelincir menjadi 60,3 pada bulan lalu dari 60,5 pada bulan Agustus. Sterling sendiri terpantau telah menguat sekitar 5% sepanjang 2 bulan terakhir.

"Faktor penggerak utama masih datang dari AS, dengan pasar cenderung mulai mempertimbangkan penundaan tapering stimulus Fed lebih lanjut jika shutdown pemerintah terus berlangsung," kata Ian Stannard, kepala strategi forex Eropa pada Morgan Stanley. "Itu akan menempatkan Dollar kembali di bawah tekanan dan menyediakan cukup ruang bagi Sterling untuk beranjak lebih tinggi dalam waktu dekat. Saya tidak akan terkejut jika Sterling berhasil menembus $1.6260 untuk kemudian mendekati target selanjutnya di area $1.6380, yang merupakan level tertinggi tahun ini." (vid)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar