Selasa, 17 Januari 2017

breaking-news PM Inggris Theresa May: Pemerintah Akan Ajukan Kesepakatan Brexit Baru Untuk Voting Parlemen

forex Forex

Sterling Merosot Pasca Laporan BOE

Rabu, 13 Agustus 2014 17:12 WIB
Dibaca 759

Monexnews - Poundsterling merosot terhadap dollar dan menyentuh level terendah dalam 10 bulan terakhir pasca laporan inflasi kuartalan dari Bank of England. Dalam laporan tersebut BOE menyoroti pertumbuhan tingkat gaji yang lebih lambat dari perkiraan, sehingga masih memberikan ketidakpastian akan kapasitas ekonomi yang belum tergunakan. 

Dalam laporan tersebut BOE menaikan perkiraan pertumbuhan ekonomi untuk tahun ini menjadi 3,5% dari sebelumnya sebesar 3,4%, dan untuk tahun 2015 menjadi 3,0% dari perkiraan sebelumnya 2,9%. Sementara untuk tahun 2016, bank sentral Inggris tersebut menurunkan perkiraan pertumbuhan menjadi 2,6% dari sebelumnya 2,85, dan tingkat inflasi akan berkisar 2,0% sampai pertengahan 2017. Fokus BOE kini pada lambatnya keniakan tingkat gaji untuk menentukan tekanan inflasi. Perkiraan kenaikan gaji untuk tahun 2014 diturunkan menjadi 1,25% dari sebelumnya 2,5%. Untuk kenaikan tingkat suku bunga pertama diperkirakan akan terjadi pada awal 2015, dan pertumbuhan gaji menjadi hal yang penting untuk melihat outlook tingkat suku bunga.

Sementara itu Gubernur BOE, Mark Carney, mengatakan ketangguhan mata uang poundsterling membatasi petumbuhan ekspor. Carney juga menekankan tingkat suku bunga yang normal akan lebih rendah dari “masa lampau”.

Laporan inflasi kuartalan dan pernyataan Mark Carney tersebut dianggap dovish oleh pasar, membuat aksi sell off sterling. GBPUSD saat ini diperdagangkan pada kisaran 1.6725 menjauhi level tertinggi harian 1.6843. (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar