Sabtu, 21 Januari 2017

breaking-news Penjualan Ritel Inggris turun -1.9% di Desember vs. 0.2% di November, ekspektasi -0.1%.

forex  Forex

Sterling Nantikan Inflasi Inggris

Selasa, 13 Januari 2015 15:02 WIB
Dibaca 572

Monexnews - Sterling mencatatkan pelemahan tipis di awal sesi London seiring trader terlihat waspada menjelang publikasi data inflasi Inggris pada jam 16.30 WIB. Inflasi (indeks harga konsumen) Inggris diprediksi melambat dengan hanya mencatatkan pertumbuhan tahunan sebesar 0,7% di Desember. Ini lebih rendah dari publikasi November yang naik 1,0% dan target inflasi BoE 2%. Dengan inflasi yang semakin menjauhi target BoE maka ini tentunya akan mendorong BoE untuk menunda kenaikan suku bunga untuk waktu yang lebih lama.

Tekanan inflasi di Inggris memang cukup rendah terutama dengan berlanjutnya penurunan harga minyak dunia yang kembali mencetak harga terendah 5-tahun baru di awal sesi London. Kondisi ini juga diperburuk oleh perlambatan ekonomi dan ancaman deflasi di zona-euro, mitra dagang utama Inggris. 

Outlook suku bunga bank sentral merupakan salah satu faktor penentu kinerja mata uang suatu negara. Sterling sempat meraih level tinggi 5 tahun di pertengahan 2014 seiring investor mengantisipasi kenaikan suku bunga BoE pada awal tahun 2015. Namun, melambatnya inflasi, resiko politik Inggris menjelang pemilu Mei 2015, dan perlambatan ekonomi zona-euro telah menggerogoti prospek kenaikan suku bunga Inggris. Jika inflasi tetap rendah maka ini dapat mendorong ekspektasi kenaikan suku bunga BoE lebih jauh ke kuartal kedua 2016. GBPUSD kini diperdagangkan di level 1.5145; menjauhi level tinggi harian 1.5190.  (fr)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar