Jumat, 24 Maret 2017

forex  Forex

Sterling Perkasa Terhadap Euro Atas Perbedaan Outlook Moneter

Senin, 12 Mei 2014 21:57 WIB
Dibaca 512

Monexnews -

Sterling memperpanjang penguatannya untuk mencapai level tertinggi terhadap euro dalam 16 bulan terakhir pada hari Senin atas meningkatnya taruhan bahwa European Central Bank akan melonggarkan kebijakan moneternya di tengah Bank of England bersiap untuk naikan suku bunga.

Pasar saat ini sedang fokus pada laporan inflasi kuartalan Bank of England pada hari Rabu, yang mungkin akan termasuk perubahan outlook suku bunga bank sentral, mengingat pemulihan ekonomi Inggris lebih kuat daripada perkiraan.

“Laporan inflasi sebelumnya telah berikan dampak yang signifikan terhadap sterling,” kata Nawaz Ali, seorang analis mata uang di Western Union. “Cerita pergerakan nilai tukar mata uang sterling dalam beberapa bulan terakhir telah menjadi outlook untuk suku bunga Inggris.”

Data pada hari Jumat lalu menunjukkan produksi pabrik di Inggris tumbuh pada laju tercepat untuk tingkat kuartalan dalam hampir tiga tahun terakhir selama periode kuartal pertama 2014. Selain itu, defisit perdagangan juga sedikit menyempit di bulan Maret.

Para trader di pasar keuangan perkirakan BOE akan mulai naikan suku bunga di kuartal pertama tahun depan, sementara itu beberapa ekonom memprediksi langkah pertama BOE akan di ambil pada kuartal akhir 2014.

“Perkiraan dasar kami adalah bahwa komite kebijakan moneter akan menegaskan ekspektasi suku bunga ke pasar dan pergerakan sterling-dollar akan sideways untuk kuartal depan,” kata Sara Yates, analis mata uang di JP Morgan Private Bank.

“Kami pikir resiko utamanya adalah MPC yang merasa lebih optimis, sehingga mendorong pasar untuk mempercepat ekspektasi dan menyebabkan range sideways dalam jangka pendek untuk sterling untuk bergerak lebih tinggi.

Sikap BOE berlawanan tajam dengan bank sentral zona Euro, yang mana presiden Mario Draghi pada pekan lalu mengatakan bahwa mereka akan “nyaman” dengan pelonggaran kebijakan pada bulan depan untuk melawan ancaman deflasi dan dampak dari mata yang kuat.

Sterling menguat terhadap dollar, di perdagangkan sekitar 0.3% lebih tinggi pada hari ini di $1.6890 dan bergerak mendekati level tertingi dalam lima tahun di $1.6997 yang di capai pada pekan lalu.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar