Kamis, 27 Juli 2017

forex  Forex

Sterling Terbebani Data Ekonomi

Selasa, 7 Juli 2015 16:56 WIB
Dibaca 2106

Monexnews - Poundsterling sempat anjlok pada awal perdagangan Senin kemarin, sebelum akhirnya berhasil membalikkan keadaan dan ditutup menguat. Namun pada perdagangan sterling kembali merosot, kali ini terbebani data ekonomi dari Inggris.

Office for National Statistic (ONS) melaporkan produksi manufaktur Inggris turun 0,6% di bulan Mei, dari bulan sebelumnya yang juga turun 0,4%. Rilis tersebut mematahkan ekspektasi kenaikan 0,1% oleh para ekonom. Pada pekan lalu, ONS juga melaporkan penurunan ekspansi sektor manufaktur di bulan Juni, yang dapat menjadi sinyal akan berlanjutnya penurunan jumlah produksi.

Pasar saat ini masih menanti pertemuan para pemimpin zona euro untuk membahas masalah Yunani. Prancis dan Jerman pada Senin kemarin telah meminta pemerintah Athena untuk segera memberikan proposal akan diskusi masalah bailout bisa dimulai kembali. Hasil referendum Yunani yang memenangkan "no" membuat sterling turut anjlok di awal perdagangan kemarin. Gubernur Bank of England, Mark Carney, pada pekan lalu mengatakan proyeksi stabilitas finansial Inggris memburuk akibat gagal bayar Yunani.

GBPUSD diperdagangkan dikisaran 1.5497 pada pukul 16.54 WIB, dengan level tertinggi harian 1.5608 dan terendah 1.5483 (platform Monex Trader). (pap/Monex)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar