Sabtu, 25 Maret 2017

forex  Forex

Sterling Terperosok Sebelum Laporan Inflasi Kuartalan

Selasa, 13 Mei 2014 22:18 WIB
Dibaca 575

Monexnews -

Penguatan sterling yang mencapai level tertinggi dalam 16 bulan terhadap euro terhenti pada hari Selasa dan sterling juga melemah terhadap dollar, terpukul oleh berkurangnya taruhan dari investor untuk kenaikan lebih lanjut menjelang laporan inflasi Bank of England dan data yang akan di rilis pada hari Rabu.

Para dealer dan analis mengatakan bahwa mereka melihat banyaknya para pemain yang menjauh dari sterling menjelang laporan inflasi reguler bank sentral, yang di rilis setelah laporan tenaga kerja pada hari Rabu.

Kedua laporan tersebut berpotensi berikan sinyal kuat pada waktu perkiraan kenaikan suku bunga Inggris, yang beberapa analis katakan dapat terjadi pada akhir 2014 di bandingkan pada awal tahun depan.

Namun banyak juga analis, yang tidak yakin dengan pandangan tersebut.

“Ini terlihat sebagai cerita untuk pound pada hari Selasa ini, dimana orang-orang menyesuaikan posisi menjelang data pada hari Rabu,” kata Paul Robson, analis di RBS di London.

“Perkiraan untuk sinyal hawkish dari BOE telah mencapai puncaknya. Saat ini kami mulai kurang yakin.”

Sterling turun sebesar 0.2% pada hari ini menjadi $1.6837, melemah dari dekat level tertinggi dalam lima tahun di $1.6997 yang di capai pada pekan lalu. Terhadap euro, pound telah pulih dari pelemahan sebelumnya setelah buruknya data dari Jerman, namun masih di perdagangkan di kisaran rendah di 0.8140.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar