Rabu, 18 Oktober 2017

forex  Forex

Sterling Merosot Setelah Laporan BoE Yang Dovish

Rabu, 14 Mei 2014 22:29 WIB
Dibaca 581

Monexnews

Mata uang inggris, sterling, turun dari level tertinggi 16-bulan terhadap euro dan turun ke level terendah dalam sebulan terhadap dollar pada hari Rabu setelah Bank of England mengejutkan investor dengan mengatakan bahwa mereka tidak memiliki rencana untuk pengetatan moneter dalam jangka pendek.

“(Pound) telah melaju dengan cukup kuat sampai di rilisnya laporan inflasi BOE dan angka tenaga kerja. Pasar jelas telah memposisikan diri mereka untuk sikap yang lebih agresif dari MPC (Monetary Policy Committee) dan ternyata mereka tidak mendapatkan apa yang mereka inginkan,” kata Lane Newman, analis mata uang di ING Capital Markets.

Sterling kehilangan tenaganya setelah Bank of England meredam perkiraan bahwa mereka akan naikan suku bunga dalam waktu kurang dari setahun, mereka mengatakan bahwa pemulihan ekonomi Inggris masih dalam tahap awal. Mereka juga mencatat bahwa akan ada kebangkitan yang kuat dalam pasar kerja dan tingkat pengangguran yang lebih rendah dari perkiraan untuk beberapa tahun ke depan.

Sterling menyentuh level terendah dalam sebulan di $1.6753 setelah laporan di rilis, dari sebelumnya di kisaran $1.6820. Sterling saat ini di perdagangkan di kisaran $1.6785, turun sekitar 0.26%.

Dalam laporan tersebut, BOE mencatat bahwa apresiasi sterling telah berikan tekanan penurunan pada inflasi.

-

 

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar