Selasa, 30 Mei 2017

forex  Forex

Sterling Tertekan Jelang Data Inflasi

Selasa, 15 April 2014 11:16 WIB
Dibaca 564

Monexnews - Sterling diperdagangkan melemah pada perdagangan sesi Asia hari ini, jelang dirilisnya data inflasi Inggris sore ini. Hingga hari ini mata uang Inggris tersebu telah melemah dalam empat hari beruntun terhadap dollar.

Pada perdagangan kemarin sterling melemah terhadap dollar setelah Departemen Perdagangan AS melaporkan lonjakan penjualan ritel pada bulan Maret. Penjualan ritel AS melonjak 1,1% dari bulan Februari, di atas estimasi sebesar 0,8% dari dari bulan sebelumnya yang direvisi naik menjadi 0,7%. Data penjualan ritel inti juga menunjukkan kenaikan sebesar 0,7% di atas estimasi pasar sebesar 0,5%.

Penurunan sterling tertahan oleh laporan dari Rightmove Plc., yang menunjukkan harga rumah di Inggris mencapai rekor tertinggi pada bulan April. Data inflasi tahunan Inggris pada bulan Februari diperkirakan melambat menjadi 1,6% dari bulan sebelumnya sebesar 1,7%. Pelambatan inflasi yang semakin menjauhi batas BOE sebesar 2,0% berpotensi memberikan tekanan bagi sterling.

GBPUSD saat ini diperdagangkan pada kisaran 1.6714 dengan level tertinggi harian 1.6729. (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar