Sabtu, 25 Maret 2017

forex  Forex

Stimulus Bank Sentral Seret Yen

Senin, 24 November 2014 23:56 WIB
Dibaca 605

Monexnews - Yen melemah dan mendekati level terendah tujuh tahun terhadap dollar setelah beberapa bank sentral di dunia menambah stimulus moneter, mengurangi permintaan aset ber-yield rendah seperti yen.

People's Bank of China secara mengejutkan memangkas suku bunga untuk pertama kalinya sejak tahun 2012 pada tanggal 21 November lalu setelah penutupan perdagangan regional. Suku bunga deposito dipangkas sebesar 0,25% menjadi 2,75%, dan suku bunga pinjaman satu tahun sebesar 0,4% menjadi 5,6%. PBOC juga dikatakan akan memberikan lebih banyak fleksibilitas pada suku bunga deposito. 

Beberapa jam sebelumnya Presiden European Central Bank, Mario Draghi, menegaskan komitmentnya untuk menambah stimulus moneter jika diperlukan guna mengatasi rendahnya inflasi di zona euro dan memacu perekonomian. ECB pada hari Jumat juga melaporkan mulai melakukan pembelian asset-backed security (ABS), yang merupakan bagian dari stimulus moneter bank sentral Eropa tersebut. (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar