Monexnews - Memasuki sesi Eropa, mata uang tunggal Euro nampak kesulitan untuk rally ke atas $1.2300 dan justru terkikis ke kisaran $1.2277 di hari Jumat (10/08) seiring para investor bersikap ‘wait and see’ ditengah minimnya katalis.
Pasar juag menunggu petunjuk terbaru selanjutnya terkait stumulus ekonomi dari sejumlah bank sentral dunia. Sulitnya EUR untuk melanjutkan rally secara teknikal karena beberapa indikator teknis dari Euro berdurasi harian kini sudah berubah tren ke dalam pola bearish.
Indikator Stochsatic yang downtrend dan MACD yang gagal melewati zero line atau garis tengah nol, mengindikasi EUR dapat tertekan kembali ke level 1.2270 kemudian 1.2240 hingga 1.2200. Sementara dengan kondisi indikator teknikal tersebut yang nampak bearish, peluang bullish akan tipis namun setidaknya masih dapat ke resisten 1.2325 (retrace Fibonacci 38.2%) kemudian 1.2370 (tahanan retrace 23.6%) hingga 1.2400.
Tahanan retrace tersebut di dapat dari proyeksi Fibonacci berdurasi 1 jam, yang ditarik dari titik terendah 2 Agustus pada 1.2133 hingga tertinggi 6 Agustus di 1.2443.(Dar)
Grafik mata uang tunggal Euro – EURUSD (D1); MonexTrader


Komentar