Senin, 27 Maret 2017

forex  Forex

Tragis! Aussie Kian Merosot Pasca Data China

Kamis, 1 Agustus 2013 11:40 WIB
Dibaca 582

Monexnews - Dollar Australia atau sering disebut Aussie nampak kian terpuruk dan terjebak di bawah kisaran 0.9000 terhadap dollar AS (USD) paca rilis data final manufaktur HSBC-China yang mencatat level terendah dalam 11 bulan terakhir (Kamis, 1/8).

Data yang di rilis oleh HSBC menunjukkan angka final untuk aktivitas manufaktur (PMI) bulan Juli tetap masih sama di level 47.7 dari estimasi cepat sebelumnya (flash). Namun angka itu merosot dari catatan final sebelumnya di angka 48.2 pada bulan Juni. Dan catatan final tersebut merupakan level yang terendah dalam 11 bulan terakhir.

Sedangkan data manufaktur yang di rilis versi pemerintah (official) menunjukkan aktivitas manufaktur negeri China mengalami kenaikkan ke level 50.3 di bulan Juli dari sebelumnya di angka 50.1 pada bulan Juni. Rupanya kalangan investor dan ekonom lebih memperhatikan dan percaya pada rilis data manufaktur versi HSBC ketimbang versi pemerintah. Hal itu dikarenakan data yang di rilis dari pemerintah lebih rentan terhadap manipulasi.

Imbas dari memburuknya angka manufaktur tersebut memicu Aussie kian terjerembab ke bawah level $0.90 dan sulit mendapatkan momentum rally untuk keluar dari zona degradasi. Bahkan tragisnya Aussie sempat merosot tajam ke level $0.8927 di awal sesi Asia setelah akhirnya stabil di kisaran $0.8958.

Performa nilai valuta dollar Australia secara tidak langsung sangat bergantung pada roda perekonomian negara China mengingat China merupakan mitra dagang utama bagi negeri kanguru. Jebolnya dolar Australia ke bawah level $0.90 terjadi setelah pimpinan bank sentral Australia (RBA) Glenn Stevens, pada hari Selasa lalu (30/7) mengatakan tidak akan terkejut bila nilai mata uang semakin menurun.

Dan pihaknya nampak membiarkan pintu terbuka untuk pemotongan suku bunga selanjutnya dalam mendukung perekonomian domestik. Dikatakan pula bahwa kondisi inflasi saat ini memungkinkan adanya ruang untuk pelonggaran lebih lanjut. Pernyataan tersebut itu di cerna oleh para investor sebagai penegasan atas ekspektasi pemangkasan pada pertemuan kebijakan minggu depan.(dar)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar