Jumat, 20 Januari 2017

breaking-news Klaim pengangguran AS turun menjadi 234K di pekan lalu vs 249K, estimasi pada 252K

forex Forex

Ukraina Lancarkan Serangan Militer, Dollar Berbalik Melemah

Jumat, 2 Mei 2014 22:20 WIB
Dibaca 1684

Monexnews - Dollar yang sempat menguat tajam terhadap yen pasca dirilisnya data non-farm payrolls dan tingkat pengangguran AS yang lebih baik dari estimasi, menunjukkan tangguhnya pasar tenaga kerja AS. Namun dollar harus berbalik melemah terhadap yen setelah Ukraina melancarkan serangan kepada kelompok separatis Pro-Rusia, membuat permintaan yen sebagai safe haven meningkat.

Sebelumnya Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan ekonomi AS pada bulan April menciptakan 288.000 pekerjaan, menjadi yang terbesar dalam dua tahun terakhir dan di atas estimasi ekonom sebesar 210.000. Sementara tingkat pengangguran turun menjadi 6,3% dari bulan Maret sebesar 6,7%, meski penurunan tingkat pengangguran tersebut akibat turunnya tingkat partisipasi kerja ke level terendah dalam 35 tahun terakhir menjadi 62,8% di bulan April, dari bulan sebelumnya 63,2%.

Ukraina kembali melancarkan serangan militer kepada kelompok separatis pro-Rusia untuk merebut kembali kota Slovyansk. Juru bicara Presiden Rusia menuduh Ukraina menggunakan pesawat tempur untuk melancarkan serangan ke kota tersebut, dan mengatakan operasi dari Ukraina “secara efektif menghancurkan” kesepakatan di Jenewa untuk mengurangi gejolak di Ukraina. Kelompok separatis membalas serangan dari pasukan Ukraina dengan menggunakan senjata berat, dan dikabarkan berhasil menembak jatuh beberapa helikopter Ukraina.

Kembali pecahnya perang tersebut membuat investor dan beralih ke safe haven, setelah sebelumnya sempat menyambut baik data NFP dan tingkat pengangguran AS. USDJPY saat ini diperdagangkan pada kisaran 102,27 atau melemah 0,06%, setelah sebelumnya sempat menyentuh level tertinggi harian 103.01. (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar