Monexnews - Indeks dollar AS melaju hari Jumat, setelah data GDP China yang dirilis ternyata mengecewakan pasar yang membuat para investor beralih dari aset-aset resiko.
Indeks dollar sendiri, yang mengukur kinerja dari dollar AS terhadap 6 mata uang utama rival, diperdagangkan di level 79.45, dari sebelumnya 79.269 di perdagangan Amerika Utara.
Sebagai tambahan penguatan dollar AS hari Jumat ini, bursa saham Asia melepa penguatan dan bursa saham As bergerak turun, setelah data resmi yang menerangkan bahwa pertumbuhan ekonomi China mengalami perlambatan, angka yang muncul lebih rendah dari perkiraan menjadi 8.1% di awal kuartal I diperiode yang sama tahun lalu.
Pertumbuhan tersebut menunjukkan adanya kejatuhan dalam dari kenaikan angka 8.9% untuk GDp China di kuartal IV di tahun 2011, dan juga berada dibawah angka ekspansi 8.5% yang telah diperkirakan para ekonom yang disurvei oleh FactSet Research.
(ar)

Komentar