Selasa, 17 Oktober 2017

forex  Forex

USD Masih Kokoh vs Euro & Yen Jelang FOMC

Selasa, 28 Januari 2014 16:05 WIB
Dibaca 583

Monexnews - Hingga sesi sore di perdagangan hari Selasa (28/01), dollar Amerika Serikat (AS) masih nampak solid mempertahankan penguatannya terhadap sebagian mata uang utama dunia berkat merebaknya spekulasi bahwa Federal Reserve (the Fed) dipastikan bakal mengurangi stimulus pada akhir pertemuannya besok.

Spekulasi pasar terhadap rencana the Fed sebenarnya tidak muncul begitu saja. Data tenaga kerja bulanan AS yang rilis bulan Desember silam muncul sebanyak 241.000 orang (revisi dari 203.000). Angka itu naik dari bulan sebelumnya pada 200.000 dan sekaligus menjadi motor penggerak penguatan dollar AS.

Bahkan pada 10 Januari lalu, angka Non-farm Payrolls masih mencatat penambahan pekerja sebanyak 74.000. Memang sejatinya, angka tersebut lebih kecil dari proyeksi analis yang memperkirakan sebanyak 197.000 orang. Berlandaskan fundamental tersebut, maka pasar kian berspekulasi bahwa the Fed akan melanjutkan pengurangan stimulus. Hal itu lah yang membuat dollar AS terus terparesiasi.

Ekspektasi ‘tapering off’ semakin kuat setelah survei atas sejumlah ekonom menyebutkan, pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) yang mulai di gelar malam ini, diprediksi akan memutuskan pembelian aset bulanan sehingga akan berkurang lagi sebesar US$ 10 miliar menjadi US$ 65 miliar/bulan nya. Hasil rapat FOMC ini sedianya baru akan diputuskan besok (29 Januari).

Di pasar uang, dollar AS (USD) menguat terhadap Euro hingga 1.3688 dibandingkan hari sebelumnya yang sempat melemah hingga 1.3716. Sedangkan terhadap yen Jepang, pasangan USDJPY hari ini menguat hingga 102.98 yen, lebih tingi dibanding penutupan sesi kemarin pada level 102.56 yen. (dar)

 

 

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar