Jumat, 20 Oktober 2017

forex  Forex

Volatilitas Sterling Melonjak Sebelum Pemilu Karena Ketidakpastian Pemenangnya

Kamis, 9 April 2015 22:17 WIB
Dibaca 4602

Monexnews -  Volatilitas sterling terhadap dollar melonjak ke level tertinggi sejak 2010 seiring para trader menilai ketidakpastian terhadap pemilihan umum yang tampaknya tidak menghasilkan pemenang yang mayoritas.

Pound melemah terhadap mata uang AS dan euro seiring Bank of England mempertahankan suku bunga di rekor terendah 0.5%. Sementara itu minutes dari pertemuan terakhir Federal Reserve menunjukkan bahwa pembuat kebijakan tidak mengesampingkan rencana kenaikan suku bunga AS di bulan Juni, itu telah meningkatkan permintaan untuk mata uang AS. Para trader juga membayar lebih besar untuk melakukan lindung nilai terhadap kerugian sterling pada bulan depan seiring kecemasan terhadap dampak pemilu tanggal 7 Mei telah melebihi tanda-tanda dari pertumbuhan ekonomi.

"Kami telah melihat kenaikan yang tersirat dalam volatilitas dan kenaikan permintaan untuk penurunan perlindungan untuk pound pada saat periode pemilu," ucap Lee Hardman, analis mata uang di Bank of Tokyo-Mistubishi UFJ Ltd di London. "Itu terjadi mengingat melonjaknya resiko politik di Inggris. Kenaikan suku bunga dari BOE menjauh dari rencana sampai tahun depan."

Berdasarkan data yang di kompilasi oleh Bloomberg, ukuran dari antisipasi pergerakan harga dalam pound terhadap dollar dalam waktu satu bulan telah naik sebanyak 2.9% menjadi 13.64%, itu adalah level tertinggi sejak Juni 2010. Level tersebut naik dari 6.9% pada akhir tahun lalu.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar