Rabu, 18 Oktober 2017

forex  Forex

Won Kembali Menguat Atas Berkurangnya Resiko Geopolitik

Selasa, 12 Agustus 2014 9:26 WIB
Dibaca 633

Monexnews -

Mata uang Korea Selatan, won, naik untuk hari ketiga atas sikap optimis pasar bahwa ketegangan antara Rusia dan Ukraina mereda yang mana itu mendukung permintaan untuk aset beresiko.

Indeks Kospi menguat seiring data bursa menunjukkan para investor luar negeri siap membeli ekuitas lokal lebih banyak daripada yang mereka jual untuk pertama kalinya dalam empat hari.

Presiden Vladimir Putin mendesak Ukraina untuk hentikan pertempuran di timur negara tersebut, sementara itu Palang Merah mengatakan bahwa mereka sedang bekerja untuk mengirim bantuan ke wilayah-wilayah pemberontak. Bank of Korea mungkin akan memangkas suku bunga untuk pertama kalinya sejak Mei 2013 pada pertemuan tanggal 14 Agustus nanti, menurut 13 dari 15 ekonom yang di survei oleh Bloomberg. Dua orang lainnya perkirakan tidak ada perubahan.

“Sentimen pasar telah bergeser menjadi risk-on seiring resiko geopolitik menunjukkan tanda-tanda mereda, makanya kita dapat melihat kenaikan dalam Kospi,” kata Jeon Seung Ji, seorang analis mata uang di Samsung Futures Inc. Di Seoul. “Namun, importir mugkin akan mulai membeli dollar pada level ini, dan investor akan menahan diri dari mengambil taruhan short yang agresif pada dollar menjelang pertemuan BOK. “Sebuah posisi short adalah sebuah taruhan aset akan turun nilainya.

Mata uang won menguat sebesar 0.2% menjadi 1,028.90 per dollar pada hari ini.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar