Rabu, 18 Januari 2017

forex Forex

Yen Anjlok Ke Level Terendah 3 ½ tahun Terhadap Euro

Kamis, 19 September 2013 20:38 WIB
Dibaca 528

Monexnews - Yen merosot, tergelincir ke level terendah dalam lebih dari 3 ½ tahun terhadap euro, seiring Federal Reserve secara tak terduga mempertahankan kebijakan moneter yang mendorong investor untuk meminjam mata uang dengan suku bunga rendah untuk membeli aset berimbal hasil tinggi.

Mata uang Jepang tergelincir terhadap 16 mata uang utama setelah pembuat kebjakan bank sentral Jepang mengatakan bahwa tekanan dapat meningkat jika stimulus di perluas. Dollar turun ke level terendah dalam tujuh pekan terhadap euro setelah pembuat kebijakan Fed pertahankan pembelian obligasi bulanan sebesar $85 milyar. Mata uang Selandia Baru naik setelah data menunjukkan ekonomi mereka meningkat. Sementara ringgit Malaysia melonjak ke level tertinggi sejak 2008 dan mata uang rupee India juga menguat. Pound melemah setelah data penjualan retail Inggris secara tak terduga turun.

“Reaksi awal pada berita kemarin adalah membersihkan posisi beli pada dollar yen, saat ini kita kembali ke skenario aset beresiko,” kata Michael Sneyed, analis mata uang di BNP Paribas SA di London.” Mata uang yang diperuntukan untuk carry trades, yaitu Aussie dan Kiwi telah bekerja dengan baik, sementara yen bekerja dengan buruk.” Sebuah posisi beli adalah sebuah taruhan bahwa asset akan naik nilainya.

Yen turun sebesar 1.6 persen menjadi 134.52 per euro pada pukul 20.44, level terlemah sejak 7 Desember 2009. Mata uang Jepang tergelincir sebesar 1.4 persen menjadi 99.32 per dollar setelah kemarin terapresisasi ke 97.76, level terkuat sejak 29 Agustus. Mata yang AS tergelincir sebesar 0.2 persen menjadi $1.3542 per euro setelah mencapai $1.3569, level terlemah sejak 7 Februari.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar